SHMILY (Undangan Part 2)



November kemarin, aku bener-bener merasa nggak produktif. Entah kenapa fisik maupun psikis berat banget untuk dipakai melakukan hal-hal selain rutinitas domestik (yang ini sih mau nggak mau harus dikerjain). 

Mata susah diajak begadang atau sebaliknya bangun pagi. Sementara, bisanya nulis itu kalau nggak malem-malem ya pagi-pagi. Bahkan, minggu-minggu kemarin ini aku bawaannya melow melulu. Bukannya sama sekali nggak ngapa-ngapain sih. Tapi, hari-hari seolah habis hanya untuk kerjaan domestik. Blog hanya satu postingan dan juga vakum produksi nugget. Syedih...

Bertualang Sejauh Ini (Undangan Part 1)





Meski ada menu “marriage” di blog ini, tapi ternyata aku sangat jarang  menulis tentang pernikahan :D. Yang aku ingat hanya satu tulisan. Yakni, saat media-media heboh menayangkan pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution (haha, sudah lama ya...). Waktu itu aku menulis tentang pernikahanku yang juga menggunakan kereta kuda. Memang sama-sama kereta kuda, tapi beda jauhlah kondisinya. Kahiyang-Bobby naik kereta kencana yang jelas-jelas dipersiapkan. Sebaliknya, aku dan BJ naik dokar karena sebuah kealpaan :D

Tersesat di Medan



Tepat di saat Ale masuk sekolah dasar, kami pindah dari Siantar ke Medan. Jadi gampang banget mengingat berapa lama kami sudah tinggal di Medan. Ale kelas berapa? Itulah angka tahun kami tinggal di ibukota Sumatera Utara ini. Nah, Juli lalu, Ale mulai kelas empat. Berarti sampai Oktober ini sudah tiga tahun sekian bulan kami jadi penduduk Medan.

Review Boncengan Sepeda Motor Begver

pic by @sarahpaulinetobing yang boru cantiknya ikut nampang foto


Sudah semingguan ini ada yang jelas beda terpampang nyata pada kereta Honda Revo merahku. Haha, ini Medan bah! Di sini, sepeda motor disebutnya kereta (tanpa api ya...catet! :P).  Kalau di tempat lain, kereta jalannya di rel. Beda di Medan, kereta lalu lalang di jalanan aspal. Nah, si kereta Revo merah ini jadi beda dengan yang lainnya karena di bagian belakang dipasangi boncengan anak.

Celebrating Daily Life




Sejak September 2019, aku menggunakan “Celebrating Daily Life” sebagai tagline blog ini. Tepatnya setelah ikutan Durian Blog M dengan tema desain blog yang dibawain kawan Fajar Siagian (thanks a lot Blog M and bro Fajar). Tak lama setelah itu, aku ganti template, merapikan label, dan sekalian-lah bikin tagline. Yuhuuu, akhirnya punya tagline (plok plok plok).

Katanya Bluebird, Tapi Kok Burungnya Warna Putih?





BJ sering menggunakan taksi Bluebird saat pergi dari rumah ke bandara. Taksi Bluebird juga mudah dijumpai di jalan raya. Itu sebabnya Ale-Elo familiar dengan moda transportasi berwarna biru muda ini. Ada satu hal yang rasanya tak pernah luput dibahas dua anak itu tiap melihat taksi Bluebird, yakni warna logo. “Katanya Bluebird, tapi kok burungnya warna putih? Harusnya whitebird dong.” Selalu begitu celoteh dua bocah tersebut.

Sesuatu Yang Tidak Terduga Itu...




Di postingan sebelum ini, aku sedikit bercerita tentang “sesuatu yang tidak terduga, yang terjadi di awal September ini.” Sesuatu yang jauh hubungannya dengan blogging maupun kegiatan menulis lainnya (meski bisa saja sih kalau dihubung-hubungkan :P). Sesuatu yang adalah bagian kecil dari semesta kuliner dan memasarkannya.

Blog M dan Masa Canggungku

pic by IG @blogger_medan


Sesuatu yang tidak terduga terjadi di awal September ini. Bener-bener un-planned tapi justru menyita banyak waktuku (tapi aku menjalaninya dengan asik-asik saja). Sehingga, “pekerjaan” membenahi blog ini plus menyelesaikan tulisan ini tersetop begitu saja. Hffft...mungkin karena hal baru, jadi aku bener-bener belum nemu ritmenya. Dan pagi ini aku bener-bener kangen nulis. Semoga bisa menyelesaikan postingan ini dalam 30 menit sebelum aku mesti menyiapkan segala sesuatunya untuk anak-anak sekolah*

Orangtua Bahagia, Anak(-anak) Bahagia



Pada Rabu 7 Agustus lalu, aku berkesempatan ikut workshop “Grow Happy Parenting, Happy from the Inside Out.” Jujur, ini adalah kesempatan pertamaku ikut dalam acara parenting offline. Maka itu, meski baru sehari sebelumnya si kecil Elo balik dari rumah sakit, aku tetap bela-belain datang. Huhuhu, terasa kontradiktif nggak sih sama judul acaranya? Bela-belain datang ketika anak barusan balik opname?

Balada Anak Susah Minum Obat (2)



pilih infus daripada obat

Saya mengawali menulis ini sembari menunggu proses pembayaran rawat inap Elo di RS Murni Teguh Medan oleh asuransi (sisanya saya lanjut di warung bubur dua hari kemudian ^_^). Seperti sebelum-sebelumnya, proses pembayaran dengan asuransi makan waktu cukup lama. Kalau mau cepat ya jangan pakai asuransi tapi bayar sendiri :D (hihi ogaah laah).