Cerita Tentang Nama Bayi Laki-laki

 

Nama Bayi Laki-Laki

Cerita tentang nama bayi laki-laki ~ Kita mungkin akrab dengan kutipan karya pujangga Inggris, William Shakespeare : apalah arti sebuah nama? Kutipan itu berasal dari roman Romeo and Juliet yang sangat terkenal. Jujur, saya belum pernah membaca roman tersebut. Saya hanya pernah menonton salah satu versi film-nya, yakni yang dibintangi oleh babang (yang beneran) tamvan Leonardo DiCaprio dan aktris cantik Claire Danes.

Sepertinya, banyak orang mengira jika Shakespeare menganggap nama tidaklah penting. Padahal, kalimat itu dipenggal dan dicerabut dari konteksnya. Dalam versi bahasa Inggris dan kalimat yang lebih panjangnya : What’s in a name? That which we call a rose  by any other name would would smell as sweet.

Pulang dan Akar

 



Masih tentang pulang.

Semula, aku hanya mau mencatat pengalaman mudik 2021 sebagai dokumentasi di blog ini. Bagaimanapun, ada harapan pada proses pulang yang kembali normal. Perjalanan pulang tanpa ribet aturan yang membingungkan. Perjalanan pulang tanpa keharusan test swab yang menyakitkan. Juga perjalanan pulang tanpa was-was tertular penyakit mematikan.

Dengan harapan itu, mencatat pulang tahun 2021 terasa penting buatku. Siapa tahu diberi umur panjang dan kesempatan untuk perjalanan pulang pasca pandemi. Maka, tulisan itu akan menjadi pengingat bagi aku dan keluarga kecilku.

Tentang Pulang

 


Mudik adalah pulang. Rasanya kita semua telah sepakat tentang itu meski seorang presiden pernah memberi makna yang lebih spesifik. Mudik, entah ini benar atau tidak, merupakan akronim dari menuju udik. Namun, mudik adalah pulang yang telah meluas maknanya. Jika kamu adalah orang kota yang lama tinggal di daerah udik. Sepertinya orang akan mahfum saja saat kamu pulang kota menggunakan kata mudik. Bukankah kata mukot terdengar janggal?

Mengapa orang sampai sedemikian memaksa untuk pulang? Menempuh jauhnya jarak. Mengorbankan banyaknya tenaga. Merelakan panjangnya waktu. Menghabiskan banyaknya biaya.

Mudik Tahun 2021

 



Berhubung ini post pertama di hari-hari Lebaran, jadi lebih dulu blog DW mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H bagi teman-teman yang merayakan. Terlambat beberapa hari dari Hari H sih. Soalnya libur lebaran jadi ikut libur post blog 😀😀

Apakah teman-teman mudik di hari raya ini? 

Aku nggak intens mengikuti berita seputar per-mudik-an. Baca selintas-selintas dan beberapa waktu lalu ketemu istilah “mudik aglomerasi”. Duuuh, apa’an lagi nih? Apakah aglomerasi temannya aglonema? Atau aglomerasi itu tetangganya konglomerasi. Beuuuh, ribet amat perkembangbiakan istilah-istilah ini yah...Bukan cuma istilahnya yang ribet, sepertinya pelaksanaan mudik pun ruwet. 

Pandemi Covid vs kerinduan pulang berbuah dilema😓

Rupa-rupa Penipuan Belanja Online

 

tangkapan layar dari Lazada.com

 

Minggu lalu, saya menceritakan tentang paman yang menjadi korban penipuan belanja online. Biar sekalian nyambung, di sini saya akan menuliskan beberapa modus penipuan belanja online yang saya ketahui. Meluasnya jangkauan belanja online memang seiring dengan meningkatnya upaya penipuan.

Saya pribadi belum pernah tertipu dalam berbelanja online. Maksudnya tertipu dalam artian sampai barang nggak dikirim gitu ya...  Palingan “tertipu” karena barang tidak sesuai ekspektasi. Di gambar tampak bagussss,  aslinya B aja hehehe. Seperti ketika membeli organizer kain ukuran jumbo ini.