Manfaat Air Demineral untuk Tubuh


Minggu lalu, saya sempat dibuat kebingungan saat hendak membeli air distilasi di sebuah toko bahan kimia di Kediri. Sebab, toko itu terletak di dekat proyek perbaikan jembatan dan akses menuju toko tersebut ditutup.

Singkat cerita, saya berhasil menuju toko itu dengan memarkir sepeda motor di depan sebuah gedung kosong lalu jalan kaki menuju lokasi. Sayangnya, barang yang saya perlukan sedang kosong. 

Hmmh... Kosong lagi. 

Sudah dua kali saya ke toko itu dan tidak mendapatkan barang yang saya cari. Saya membutuhkan air distilasi untuk membuat sabun mandi maupun sabun cuci. Belakangan saya memang membuat sabun mandi dan sabun cuci sendiri dengan menambahkan eco-enzyme, yakni cairan hasil fermentasi sampah organik rumah tangga. In this economy, bikin sabun sendiri lumayan berkontribusi pada upaya penghematan anggaran rumah tangga. Selain itu, penggunaan eco-enzyme membuat sabun ini terhubung dengan pengelolaan sampah rumah tangga.

Kapan-kapan saya bikin artikel tentang sabun eco-enzyme ini yaaa....

Saya belajar otodidak tentang pembuatan sabun.  Ilmu saya tentu masih cetek dibandingkan para suhu persabunan. Sependek saya tahu, saat proses pembuatan sabun kandungan mineral dalam air bisa bereaksi dengan bahan lain dan berakibat kurang baik pada kualitas sabun. Sebab itu resep sabun rumahan sering mencantumkan air distilasi/air murni dalam daftar bahannya

Masalahnya, air distilasi yang saya butuhkan untuk pembuatan sabun masih saja kosong. Jadi harus bagaimana dong? Bersyukur, saya mendapat informasi kalau ada alternatif pengganti air distilasi, yaitu air demineral. 

Apa sih air demineral itu?

Jujur saya sudah cukup lama tahu tentang air demineral. Tetapi saya hanya tahu sekadar tahu, yakni bahwa air demineral adalah air dengan kandungan mineral yang sangat rendah. 

Saat itu saya tidak tahu mengenai manfaat dan keunggulan air demineral untuk tubuh manusia. Saya masih ingat ketika suatu hari duduk di rumah makan dan menunggu pesanan saya dihidangkan. Di meja ada botol air demineral dan saat itu saya berpikir, apa sih manfaat air ini? Bukannya kandungan mineral bagus untuk tubuh manusia?

Namun, pertanyaan itu menguap tanpa saya cari jawabannya seiring dengan kedatangan makanan ke meja. Waktu itu melahap makanan lebih menarik ketimbang mencari informasi tentang air demineral. 

Siapa yang pernah punya pertanyaan seperti saya terkait air demineral? Toss jarak jauh yuuuk...

Saya justru baru tertarik untuk mengulik informasi tentang air demineral setelah saya belajar membuat sabun. Seperti halnya air distilasi, dengan kandungan mineral yang sangat minimal, air demineral juga bisa digolongkan air murni. 

Secara umum, air yang tersedia di alam mengandung mineral. Mata air alami misalnya, terkumpul dari air yang meresap di tanah dan melarutkan kandungan mineral tanah yang dilaluinya. Air murni alami, seperti embun, jumlahnya terbatas. Air murni dalam jumlah besar bisa dihasilkan melalui pengolahan khusus, seperti:
๐Ÿ’ฆ Distilasi/penyulingan, yakni memanaskan air hingga menjadi uap, lalu mengembunkan uap itu menjadi air murni bebas mineral. 
๐Ÿ’ฆ Reverse osmosis (RO), yaitu teknologi penyaringan dengan membran khusus disertai tekanan untuk memisahkan air dengan kandungan mineralnya. 
๐Ÿ’ฆDeionisasi yaitu proses pemurnian menggunakan resin penukar ion. 

Walau sekilas terlihat sama-sama bening, ternyata air bisa berbeda. Ada air  yang mengandung mineral dan ada yang murni (demineral). 

Manfaat air demineral

Karena kemurniannya, air demineral sering dipakai untuk kebutuhan berbagai industri, seperti pangan, kosmetik, dan farmasi. Namun, saat ini air demineral juga banyak dipasarkan untuk kebutuhan konsumsi harian. Apa sih manfaat minum air demineral yang murni untuk tubuh?

Sebelum masuk ke air demineral, mari lebih dulu mengingat pentingnya cairan bagi tubuh. Mungkin, banyak yang tidak sepenuhnya menyadari kalau sekitar 50% tubuh manusia terdiri dari cairan. Oleh sebab itu, kecukupan cairan menopang berbagai fungsi pada tubuh, seperti membantu mengangkut nutrisi dan oksigen, mengatur suhu tubuh,  mendukung proses pencernaan, membantu kerja ginjal, dan membantu menjaga performa fisik serta konsentrasi. Istilah dehidrasi alias kekurangan cairan yang berdampak buruk pada tubuh rasanya sudah tidak asing dalam keseharian kita.

Namun, cairan yang dibutuhkan oleh tubuh bukanlah sembarang cairan. Belakangan, saya sering menonton konten tentang gagal ginjal yang kini banyak diderita oleh warga usia muda. Penyebabnya, mereka jarang minum air putih. Anjuran minum air minimal dua liter per hari diterjemahkan sebagai "pokoknya minum". Alih-alih minum air putih, mereka mengonsumsi aneka manis yang manis dan berwarna. Bisa ditebak, ginjal harus bekerja keras setiap hari dan akhirnya menyerah.

Masalahnya memang ada orang-orang yang kurang bahkan tidak suka rasa air putih. Bagi kebanyakan orang, mungkin hal ini terdengar aneh. Air putih rasanya tawar, kalaupun dikatakan ada rasa paling hanya samar-samar. Tetapi orang yang tidak suka pasti punya alasan tersendiri tentang rasa air putih. 

Nah, menurut sebagian orang, kandungan mineral yang rendah pada air demineral memberi sensasi rasa yang lebih ringan. 

Lalu bagaimana dengan kebutuhan tubuh akan mineral? Ternyata begini teman-teman, tubuh memang membutuhkan mineral seperti Kalsium, Kalium, Magnesium, dan lain-lain. Namun, sejatinya kebutuhan mineral harian (kondisi normal) bisa dipenuhi dari asupan makanan. 

Kandungan mineral yang sangat sedikit membuat air demineral dipercaya meringankan kerja ginjal.  Ada pendapat bahwa air demineral dapat membantu detoks tubuh dengan membantu menarik dan membuang sisa-sisa deposit mineral yang tidak terserap dalam tubuh. 

Alexa Water, Air Minum Demineral 

Salah satu brand air demineral dalam kemasan adalah Alexa Water. Berbasis di Bandung, Alexa Water tersedia dalam kemasan cup (gelas) 220 ml, botol 220 ml, botol 600 ml, dan galon isi ulang ukuran 19 liter. 



Produk Alexa telah memenuhi standar nasional Indonesia (SNI), memiliki izin resmi dari BPOM, serta telah tersertifikasi halal MUI. Selain itu, Alexa Water memiliki keunggulan pelayanan sebagai berikut:

๐Ÿ’ฆ Pengiriman tanpa pengantara, langsung dari pabrik ke lokasi konsumen sehingga menjamin keaslian produk.
๐Ÿ’ฆ Pengiriman menggunakan mobil tertutup sehingga lebih terjaga dari paparan sinar matahari langsung, debu, asap polusi kendaraan, maupun kotoran lainnya.
๐Ÿ’ฆ Gratis peminjaman galon bagi pelanggan.
๐Ÿ’ฆ Jadwal pengiriman otomatis setiap minggu sehingga stok air tidak akan kosong.
๐Ÿ’ฆ Gratis layanan ongkir.
๐Ÿ’ฆ Tersedia harga khusus untuk corporate, industri, sekolah, dan kantor yang ingin berlangganan rutin.


Bagi teman-teman yang ingin mendapatkan atau berlangganan Alexa Water bisa berkunjung ke website resmi Alexa Water. Untuk info lebih lanjut dan pemesanan bisa kontak admin di nomor Whatsapp 08222-100-9575. Bisa juga langsung ke kantor distribusi di Jalan Candrawulan 4 Nomor 33, Turangga, Bandung. 

Sejauh ini Alexa Water memang baru melayani area Bandung. Semoga Alexa Water bisa segera melebarkan layanan ke kota-kota lainnya.(*) 



Posting Komentar untuk "Manfaat Air Demineral untuk Tubuh"