Entri Unggulan

Nama Blog : Mengapa Daily Wife?

Casing Handphone Dari Karton Bekas

pic source : www.atmigo.com

Hallo Teman DW, apa kabar? Bagi yang berpuasa, semoga makin lancar puasanya. Terakhir saya posting artikel DIY (Do It Yourself) dan sekarang DIY lagi!! Kalau niche blog-nya DIY, wajar dong kalau posting DIY terus. Lha ini masih blog "vegetables salad with peanut sauce" alias gado-gado ^-^.

Tapi memang, belakangan saya lagi rajin bikin-bikin. Dan kebanyakan adalah bikin sesuatu yang menggunakan wallpaper. Bukan karena tergila-gila sama wallpaper, melainkan karena segulung wallpaper yang dulu saya beli via Bukalapak itu nggak habis-habis. Lha dari awal cuma buat pernik-pernik sih. Coba buat maperin (eiiiisssh, ini juga istilah maksaaaah pemirsah) dinding, segulung mana tjoekoep?????

Setelah sebelumnya melibatkan wallpaper dalam DIY Permak Bingkai Foto dan Bikin Bingkai Foto "Ecobrick", kali ini saya pakai wallpaper yang sama untuk bikin casing handphone. Wallpapernya jelas buat pelapis untuk pemanis. Sedangkan bahan bakunya pakai karton bekas.

Tapi di judulnya sengaja nggak saya kasih label DIY seperti biasanya. Soalnya, saya nggak foto prosesnya. Plus, saya juga merasa nggak yakin bisa memaparkan step by stepnya dengan jelas hahaha. Jadi ini sih lebih banyak curhat-nya, kenapa sampai bela-belain bikin casing dari karton. Aslinya sih bikin ini karena terpaksa hahaha.

Jadi, gadget yang saya pakai sekarang adalah Samsung A5-2015. Perlu nih menyebut tipe HP karena berkenaan dengan permasalahan casing. HP ini lungsuran (bekas) dari BJ, suami saya. (Perlu juga menyebut status asal barang yak? :D). Perusahaan tempat BJ bekerja kasih jatah ganti gejet tiap tiga tahun sekali. Karena HP saya memorinya sangat terbatas, daripada beli lha mbok mending HP bekas suami saya lungsur. Meski lungsuran tapi kapasitas penyimpanannya jauh lebih besar daripada HP saya yang minimalis.

Sesuai angka pada tipe-nya, gejet ini edisi tahun 2015. Baru 3,5 tahun yang lalu ya kan? Kalau manusia, usia 3,5 tahun itu masih balita. Masih unyu-unyu dan nggemesin. Tapi dalam dunia per-gejet-an, usia segitu sudah terhitung tuwir. Setiap saat kita ketemu dengan review HP release terbaru. Jelas saja HP keluaran 2015 itu terhitung edisi lawas.

Buat saya yang nggak terlalu ngikutin perkembangan gejet, juga memang nggak terlalu butuh spek yang wah, HP ini  masih cukup banget. HP saya terima dalam kondisi utuh, komplet dengan casingnya. Casing warna coklat hitam (kalau nggak salah) bergambar Menara Eifel yang dulu dibeli karena terpaksa. Terpaksa karena nggak ada pilihan lain. 

Eh padahal beli casing itu kalau nggak salah tahun lalu lho. Waktu itu, kami berusaha cari si casing di toko pinggir jalan maupun di konter-konter di emol di Medan. Tapi nihil. Nggak dapat di offline, saya beralih ke toko online. Ketik casing A5 2015 di sebuah marketplace, langsung banyaaaak tuh berjejer gambar produk lengkap dengan harganya. Setelah pilih-pilih, langsung bikin traksaksi tanpa chat dulu dengan penjualnya. Eh setelah transfer, ternyata barang kosong dan duit masuk saldo.

Weww..

Jadilah chat dengan penjual di toko lain. Bilangnya ada, eh setelah transaksi sukses ternyata baru ada info kalau barang out of stock. Hmmh, gemes kaaan? Tapi belum putus asa, chat lagi dengan toko lain sembari memastikan bahwa barangnya BENER-BENER ada. Berhubung dapat kepastian, saya langsung pesan tiga pieces. Buat stok. Tapi ternyata saya harus kecewa. Barangnya salah, nggak sesuai tipe yang saya pesan. Mending kalau bisa dipasang. Lha ini, enggak. Bentuknya memang mirip, tapi kalau dipasang enggak "menggigit" gitu. Jadi HPnya mudah lepas dari casingnya. Huhuhu, setelah berdebat di chat sama penjual, akhirnya bisa retur. Uang memang kembali, tapi rugi ongkir.

Jadi mutung cari di toko online, kembali ke toko offline. Sampai bela-belain menyusuri toko-toko di Jalan Sekip, yang kalau di Medan adalah salah satu tempat belanja HP dan pernik-perniknya. Dapat satu biji dan cuma satu-satunya di sebuah toko. Sebenernya  BJ merasa nggak cocok sama gambarnya. Tapi gimana lagi, nggak ada pilihan lain.  


Heran sih, kenapa susah cari casing HP ini? Ini HP yang sedikit umat penggunanya, atau kami "kebetulan" dapat toko-toko yang memang tidak menyediakannya?

Nah, bulan lalu, casing hitam itu retak sebagian. Sempat saya lem tapi toh akhirnya tak bisa diselamatkan. Memang sudah perlu lem biru (lempar beli baru) kali ya...

Sempat tanya beberapa toko (offline) tapi nggak ada (seperti dulu). Di sisi lain, sudah malas coba cari di toko online. Akhirnya terpikir deh untuk coba bikin sendiri. Seperti biasa, browsing internet untuk cari ide.  Kalaupun nggak bisa meniru secara persis, setidaknya bisa ATM (Amati- Tiru, Modifikasi). Banyaaaak banget lho ide-ide bikin casing HP di internet. Tapi, menimbang kesediaan bahan dan kemampuan, saya memutuskan untuk bikin casing HP dari karton dan wallpaper. Alat dan bahan pelengkapnya sederhana kok, cukup penggaris, pensil/bolfoin, cutter, gunting, lem, dan selotip.



Aslinya, saat mulai bikin, saya nggak yakin bakalan berhasil. Tapi ya dicoba aja kan, mana tahu sukses. Siang itu, setelah jemput Ale dari sekolah dan mereka makan siang, saya mulai nguprek si karton. Mulai dari memotong sesuai ukuran HP, menempel pakai lem, lalu melapisinya dengan wallpaper.  And this is it : casing HP dari karton bekas.





Sekilas tampak cantik ya kan? (awas kalo bilang enggak hahaha). Tapi aslinya kurang rapi. Ada "peletat-peletot" di sana-sini. Juga mesti dicopot kalau mau tekan tombol yang di samping kanan dan kiri. Tapi ya sudah lah.... setidaknya sudah memenuhi fungsi casing sebagai pelindung HP. Tapi memang, kurang ergonomis. Mungkin karena ada "sampul" penutupnya itu sih, jadi kurang nyaman buat tangan kiri.

Oh ya, demi melihat casing ala-ala ini, ada teman yang merasa prihatin hihihi. Tapi saya cerita kesulitan kami dapetin casing buat HP ini. Jadilah beliau berbaik hati memesankan casing ini dari marketplace dari Negeri Tirai Bambu. Sekarang paketnya belum sampai. Mudah-mudahan bener ya barangnya, nggak salah seperti waktu saya belanja online. 

Tapi kalaupun nanti casing benerannya datang, kayaknya sekali waktu casing karton ini tetap bakalan saya pakai sih. Soalnya 100 persen custom. Nggak ada kembarannya satu pun hihihi.


Komentar

  1. Kereeennn! DIY macem gini emang bisa bikin makin kreatif yak.
    Dompet juga ga gampang kering, hihihi
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  2. wah boleh juga idenya.. meskipun kurang sempurna tapi eksklusifnya dapet. karena bikinan sendiri..

    BalasHapus
  3. Kreatif tingkat tinggi nih bisa bikin casing hp cantik dr karton bekas

    BalasHapus
  4. Masya Allah kreatif banget mba.. aku gak kepikiran loh 😅. Kecee banget deh

    BalasHapus
  5. casingnya cantikk... buatan sendiri emang unik tiada dua karna ga ada yg nyamain ya :D

    BalasHapus
  6. Wahh aku gak kepikiran bikin casing dr karton bekas. Ternyata karton bekas masih bs berguna ya.

    BalasHapus
  7. Mbak, kepikiran aja buat casing dari karton. Bagus lho tapi ku kurang suka yang ada penutupnya gini. HP makin gede dan tebel. Coba inovasi lagi mbak. hehehe

    BalasHapus
  8. Masya Allah!
    Keren kali, Mak Lisdha ini!
    Bisa-bisanya kepikiran buat casig HP dari karton bekas.
    Da best memang si Mak ini!
    Mudahan casing dari negeri tirai bambu bisa segera landing di Medan ya, Mak

    BalasHapus
  9. Mbaa kok kreeatif sekalii. Aku tuh nggak ada kreatif kreatifnya. Tapi bisa lah suatu saat aku coba :)

    BalasHapus
  10. Kreatif banget bangus mba,,,. Aku kasih anakku nig pasti dia mau buat,, anakku yg cewe itu klo kreasi apapun pasti bisa

    BalasHapus
  11. Wah kreatifnya buat casing hp sendiri. Keren kok, ciyus. Bisa buat warna lain. Kalau lagi keluar rumah bisa disamakan dengan warna baju HPnya bisa ganti-ganti casing. 😄

    BalasHapus
  12. Coraknya udah apik lho, Mbak. Tinggal disempurnain lagi dikit. Aku sih udah nyerah kalau disuruh bikin ginian. Semoga casing idamannya segera sampai ya

    BalasHapus
  13. Wuih. Cakep banget deh DIY casing hapenya. 😍Jadi kepengen punya. Kalo bikin, belom tentu bisa. :D

    BalasHapus
  14. Waaahhh unik juga nih casingnya. Malah kece ya karena desainnya enggak ada yang nyamain ;) Jadi pengin juga utak-atik bikin casing hape dari karton nih. Nyontek boleh yaaa...

    BalasHapus
  15. Masya Allah, keren dan kreatif banget nih. Aku bagian ketrampilan gini suka gak telaten, hihiii

    BalasHapus
  16. Kreatif sekali kamu mba. Bisa bikin casing HP dari kardus, bagus pulak

    BalasHapus
  17. Kreatif banget, kak..
    Justru yang autentik gini yang bernilai mahal.

    Rasa seni keindahan bercampur imajinasi kreatifitas tanpa batas.

    Wii~

    BalasHapus
  18. Waah...kreatif sekali. Bisa memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai lagi ya..

    BalasHapus
  19. Wah cantik lho casingnya, unik, dan pastinya nggak ada duanya.

    Kalau di kantor saya,,kalau dapat jatah hp baru, maka hp yang lama di tarik. Jadi nggak bisa dilungsurkan

    BalasHapus
  20. Wih.. Kreatif banget nie bisa bikin casing hp dr karton kayak gini bagus mbak.. Lanjutkan

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungannya. Mohon tidak meninggalkan link hidup dalam komentar ya :)