Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

Operasi Caesar Didampingi Suami

Gambar
# Masih seputar operasi caesar yang saya jalani Oktober 2014 lalu.



Di tulisan sebelumnya, saya bercerita tentang "sedihnya gagal melahirkan normal". Tapi it's ok, sedihnya kan nggak berlarut-larut. Down beratnya hanya di pagi hingga siang ketika masih belum bisa menerima situasi. Maklum, dengan adanya flek plus sempat kontraksi teruatur (yang mana dua tanda ini sama sekali tidak saya alami di partus pertama), rasanya saya seperti diberi harapan palsu :D. Tapi dengan mengamalkan *pinjam istilah penataran P4* teknik-teknik hypnotherapy plus berdoa, dari kondisi down perlahan up (Puji Tuhan).


Sempat nangis-nangis bombay, akhirnya saya bisa berangkat ke mejaoperasi dengan senyum-senyum *tapi mata masih bengkak sih* Senyum saya makin lebar karena berhasil "memaksa" suami untuk menemani masuk ke ruang operasi. Puji Tuhan, semua kondisi juga mendukung. Atas berkat Tuhan, si Mas Ale tumben-tumben tertidur siang itu. Kalau tidak tidur, dia pasti lengket sama ayahnya. …