Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Balada Tiket Mudik

Gambar
Masih ada sisa-sisa suasana hari raya nih. Masih nyambung-lah buat ngomongin tiket mudik. Tapi yang ini jelas bukan tiket mudik Lebaran lalu. Melainkan tiket mudik buat Natal yang jelas saja masih jauuuh. Tapi yaaah, persiapan jauh hari demi harga miring. Yang ternyata, persiapan jauh hari pun tetap nggak selancar jalan tol di luar waktu mudik.
Sebenarnya, menjelang Lebaran kemarin kami sempat galau. Mudik-Nggak. Mudik-Nggak. Pihak Kepala Rumah Tangga yang didukung krucil pengin pulang kampung. Alasannya, mumpung Ibu (suami) dan Emak (saya) masih sugeng. Beliau berdua kan sudah sepuh. Secara matematika manusia, beliau berdua akan lebih dulu dipanggil Tuhan (tapi itu hitungan manusia sih ya, keputusan Tuhan bisa jadi beda). Lebaran juga moment paling pas untuk ketemu dengan keluarga besar yang memang sebagian beragama Islam.

Ucapan yang Sangat Terlambat

Gambar
Mestinya ucapan selamat hari raya saya post minggu lalu. Saat orang saling mengucapkan dan saling bermaaf-maafan. Saat lalu lintas punya nama arus mudik dan kemudian cepat berganti arus balik. Saat kue-kue di toples-toples masih penuh. Saat baju-baju masih berbau baru. Saat mercon masih meledak-ledak. 
Tapi hari itu, saya justru tersendat untuk menulis. Padahal, sebenanya saya punya kerjaan menulis yang targetnya akan saya selesaikan selama lebaran. Tapi meleset. Bahkan, sekedar menulis ucapan untuk teman-teman pun, saya sangat minimalis. Maka itu, maafkan jika baru hari ini, di blog ini saya mengucapkan :