Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Berdamai Dengan Panggilan "Emak"

Gambar
Gara-gara kemarin mendaftarkan diri ke Komunitas Emak Blogger (KEB), jadi deh pengin cerita ini. Tadi sebelum menulis ini, sempat lihat notifikasi facebook. Rikues saya sudah di-approve (yipiiee). Tapi belum meluncur ke grup sih, baru lihat notifikasi doang. Berhubung judulnya saja komunitas emak(2), panggilan sesama member adalah "(e)mak".
Sekarang sih panggilan "mak" (emak atau mamak) sudah terasa adem di telinga, pikiran, maupun perasaan #tsaah. Tapi beberapa tahun lalu, panggilan ini terasa aneh loh. Padahal beberapa-tahun yang saya maksud di sini bukan jangka waktu yang terlalu lama. Bukan tahun-tahun di masih gadis (ya iyalaaah...kalo masih gadis dipanggil "mak", bisa-bisa lempar sepatumanyuun berat :D). Tapi ini tahun-tahun setelah saya menikah, bahkan punya anak.
Padahal panggilan emak itu bukan sesuatu yang asing buat saya. Sebaliknya, justru teramat dekat. Merunut jauh ke belakang, ke masa kecil. Saya memanggil ibu saya dengan panggilan emak, leb…

Menunggu Dot Com

Gambar
Dua atau tiga tahun lalu, saat masih aktif di sebuah MLM, saya cukup sering belanja domain (alamat web). Dari awalnya sama sekali tak kenal apa itu domain, jadi sering beli domain gara-gara web replika. Nama web replika kan umumnya panjaaaang yaaa. Ada nama web utama plus tambahan identitas masing-masing member... empunya saja perlu energi extra untuk ngapalin. Nggak asik buat promosi ^-^
Berbekal browsing dan training online, jadi deh coba-coba beli domain. Eh sebelum beli domain lebih dulu pakai domain gratisan dot tk sih. Walau tak sefamiliar dot com yang penting sudah bisa menyederhanakan URL web replika (kalau ada yang gratis, ngapain yang bayar? #prinsip utama# hahaha). Berhubung waktu itu saya sudah leader, jadi deh bantuin temen-temen jaringan untuk forwarding URL web replika mereka dengan dot tk. Cara-caranya simpel tapi harus pakai laptop/PC. Makanya mesti bantu temen-temen yang belum punya fasilitas itu. Bagi yang sudah punya laptop/PC, saya ajari.
Lalu dot tk berhenti member…

Hibernasi

Gambar
Gara-gara komentar di status facebook mbak Okie E. Noorsary jadi deh ketemu (lagi) sama kata hibernasi. Ah ya, rasanya sudah cukup lama tak bersua dengan kata ini. Awalnya mbak Okie nulis status menyemangati diri untuk nulis. Jadilah, saya yang juga sedang melakukan hal serupa membubuhkan komentar. Saling balas komentar sampai muncul kata hibernasi. Kata mbak Okie, blognya lagi hibernasi.
Melihat blog diri sendiri yang jelas sudah hibernasi lamaaa, jadi kepo blogwalking ke blog mbak Okie. Ah...ya kan...seperti dugaan saya. Hibernasinya ga separah daily-wife hehehe. Tapi segitu pun mbak Okie sudah bilang hibernasi.
Jadi ingat duluuuu...waktu awal-awal terkena block-writing. Saya bilang ke diri sendiri, nggak apa-apa deh hibernasi dulu. Tiap-tiap orang kan punya musim masing-masing. Mungkin ini memang sedang musim gugur buat saya. Tapi rupanya musim gugurnya kelamaan. Terlebih kemudian punya kesibukan lain di luar segala-urusan-sebagai-ibu-rumah-tangga. Jadilah niatan menulis itu hibe…

Cerita Elo Sakit Hirschsprung (Part 3)

Gambar
Cerita sebelumnya : part 1 di sini dan part 2 di sini ^-^

Awalnya merasa cukup dengan berbagi cerita tentang Elo sampai part 2. Tapi rupanya tulisan kemarin memang agak menggantung endingnya. Alhasil jadi dapat pertanyaan-pertanyaan tentang situasi Elo sekarang ^-^

Puji Tuhan setelah lima kali datang ke klinik Dr Rochadi SpB. SpBA, Elo sudah baik. Perutnya yang semula menggembung sudah kempis dan dia mulai bisa beraktifitas seperti biasa. Pada usia 11 bulan -sebelum sakit, Elo sudah mulai belajar jalan satu sampai tiga langkah. Sejak sakit praktis dia stop belajar jalan. Jangankan jalan ya...buat berdiri saja lemes dumessss ^-^. Setelah mulai sehat, langsung deh mulai belajar jalan lagi, mulai lasak lagi :).

Selama pemulihan, Elo nggak dipantang makanan apapun sama dokter. Normal saja... namanya masih kecil makanannya juga belum macem orang dewasa. Makan masih nasi lembut, juga belum makan dengan rasa-rasa tajam yang bisa mengundang reaksi perut. Sama dokter cuma dianjurkan sering makan …

Ngomongin Resolusi

Gambar
Mengenang obrolan tentang resolusi.

Januari 2008. Lupa kapan tanggalnya, kalau nggak salah akhir-akhir bulan gitu deh. Belum musim ngobrol di BBM/Whatsapp/Line dan semacamnya seperti sekarang. Waktu itu saya (S) dan MJ chat di Yahoo Messenger.

MJ : resolusimu apa?

S : #$&#;:'$##)/^.^&-/:: blah blah blah (rada panjang lebar menjabarkan resolusi saya di tahun itu). Kalau MJ apa resolusinya?

MJ : Menikah...

(Jeda)

MJ : Itu pun kalau kamu mau.

(Jeda) Saya nggak menduga dapat jawaban ngaco kayak gitu dan akhirnya nggak mau kalah ngaconya.

S : Ayo. Aku juga lagi cari suami, nggak nyari-nyari pacar lagi.

Gara-gara ngobrolin resolusi, kami jadi nyambung deh. Apakah hari saat ngobrol itu kami jadian? Nggak tau juga... Yang pasti 6 Desember 2008 kami menikah.

Kali ini di suasana tahun baru kami sok-sok merekronstruksi obrolan seperti di atas. Ngobrol dengan ditemani dua anak yang masih imut-imut.

S : jadi apa resolusi MJ taun ini?

MJ : nambah anak...

(Jeda)

Itu pun kalau kamu m…