Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2015

Sad Story : Gagal VBAC

Barangkali ada yang belum mengerti, langsung saya tuliskan kepanjangan VBAC, yakni Vaginal Birth After Caesar atau persalinan vaginal (normal) setelah operasi caesar.


Sejak kehamilan pertama tahun 2009, saya menginginkan persalinan normal. Apa daya, kehamilan pertama molor hingga melampui Hari Perkiraan Lahir (HPL). Bahkan ditunggu hingga 40 minggu, tak juga ada tanda-tanda melahirkan. Sebagai calon ibu baru, saya stres. Terlebih saat itu, emak yang jauh-jauh datang dari Jawa Tengah (waktu itu saya tinggal di Kabanjahe, Sumut), justru drop karena tensi darah naik hingga 220. Suami juga sering tugas keluar kota.

Kombinasi situasi yang sungguh-sungguh membuat saya tertekan. Tiap saat saya berdoa agar si bayi bisa lahir normal. Saya sampai berganti dokter hingga tiga kali. Sebab, saya merasa dokter pertama dan kedua sangat pro-caesar. Di dokter ketiga, saya diberi waktu seminggu. Jika sampai seminggu bayi tetap tidak lahir, saya harus operasi. Hari-hari itu saya seperti ngotot berdoa mem…